Shalawat Nahdlatul Wathan

     Sholawat Nahdlatul Wathon, dinilai sebagai sholawat yang paling hebat setiap kata dari Sholawat ini memiliki keutamaan demi keutamaan. dalam bahasa Sufi, setiap kata memiliki khodam bahkan satu kata ada yang memiliki 70.000 khadam, khodam adalah sebutan untuk kekuatan kekuatan supranatural yang dimiliki oleh bacaan tertentu. banyak sekali rahasia yang tidak terungkap di dalam sholawat ini misalnya pada kata warzuqna yang dibaca berulang-ulang sesuai niat pembacanya segera terjadi atau segera dikabulkan, salah satu rahasia itu adalah pengulangan kata "Kun Fayakun" demikian pula pengulangan di kata Asmaul Husna. penanda bahwa shalawat ini adalah sholawat luar biasa.

        Sholawat Nahdlatul Wathan adalah, sholawat yang disusun untuk kepentingan dunia dan akhirat. sholawat ini cukup panjang bahkan yang terpanjang dari sekian sholawat yang ada maulana Al-syaikh berkata, sholawat ini cukup panjang Karena perjuangan Nahdlatul Wathan itu panjang, seandainya engkau pandai dalam ilmu Nahwu dan ilmu balaghah,  niscaya engkau akan bangga dan peranakan kandungannya salat artinya keselamatan kemudahan dan kebahagiaan sholawat Nahdlatul Wathan hanya terdapat di pulau Rinjani Nahdlatul Wathan artinya menggerakkan atau membangun tanah air maju setingkat demi setingkat Setapak demi Setapak dan setahap demi setahap sholawat Nahdlatul Wathan adalah satu-satunya sholawat di dunia yang masuk ke jantung anggotanya (Jumat-07-5-1409 Hijriyah/16-desember-1988M).

       Hikmah besar sholawat ini dapat diperoleh dengan berjamaah atau sendirian saat membacanya berjamaah lebih bagus hasilnya pengamal sholawat ini misalnya diberikan hikmah berupa kemampuan untuk melihat kondisi dalam kubur terbukanya hijab saat ini adalah sholawat perjuangan karena disusun seiring dinamika perjuangan.

        Sholawat ini adalah sholawat kedua yang diperkenalkan oleh Maulana Habib Syech atas semesta dalam sholawat ini Maulana al-syaikh bertawassul kepada kalimat atau potongan Firman yang bermakna sangat luar biasa beliau bertawassul dengan kebenaran kata Kun Fayakun lalu disusul dengan shalawat dalam produksi kata imperatif atau doa kepada nabi dengan dua sifat yang dibanggakan sang nabi yang ummi dan Amin secara lebih detil juga sholawat sholawat ini diperintahkan sama untuk seluruh para nabi dan rasul juga Keluarga dan para sahabatnya hal ini sama dengan sholawat Mahabbatain Sholawat untuk Nabi Muhammad nabi dan rasul yang lain serta keluarga dan sahabat para nabi rasul itu semuanya.

        Salah satu destinasi atau pembedaan dan keutamaan yang dimiliki oleh sholawat ini adalah, perluasan sasaran sholawat yakni kepada pembaca sholawat yang menyatu dengan Shalawat kepada nabi dan rasul, dengan semua keluarga para sahabatnya lalu dimintakan pula agar sholawat ini menjadi milik yang tercurah kepada nahdliyyin dan kaum muslimin.

      Setelah sholawat tuntas dibacakan makam Maulana Al Sheikh menghadirkan permohonan institusional berupa pengharapan agar tersabar tersebarlah panji-panji Nahdatul Waton terjaga sepanjang masa di alam semesta.

        Sama dengan tahapan sholawat Mahabbatain bagian ini adalah bagian permohonan personal berdoa agar dijadikan Mujahid yang ikhlas dan terpelihara menjadi manusia istimewa yang mengenal Allah dan dekat padanya lalu doa ini diakhiri dengan pujian kepada Allah dengan dataran yang lebih luas dan menjangkau berbagai dimensi bagian ini juga berisi pengakuan tentang kesaksian bahwa banyak film yang diperbuat bagian ini pula puji-pujian beragam rupa memberi warna sholawat ini.

        Setelah berbagai pujian tersebut pendoa diajarkan untuk memohon pertolongan dan kemenangan yang segera rezeki halal dan barokah dalam jumlah yang tak terhitung demikian pula dimohonkan agar Allah menjaga pendoa atau pembaca sholawat ini agar terhindar dari seluruh kejahatan dan kedengkian setelah permohonan selesai disusun lagi pilihan Asmaul Husna dalam hitungan ismullah al-a'zham disusul lagi dengan doa agar hati digunakan oleh Allah subhanahu wa ta'ala selalu sebelum penutup diulang-ulang lagi tawasul dengan kata Kun Fayakun.

         Terakhir dalam rangkaian shalawat ini adalah Shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam secara khusus dan keluarganya dengan kriteria sejumlah ilmu dan karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala lalu ditutup dengan Hamdalah
        Struktur sholawat ini adalah hantaran sholawat, doa, dan pujian, plus pujian bertemali doa lalu ditutup sholawat khusus struktur pertamanya shalawat nahdlatain.
Shalawat Nahdlatul Wathan Shalawat Nahdlatul Wathan Reviewed by Unknown on 19.15 Rating: 5

Tidak ada komentar: